AKSELERASI DESA AGRIBISNIS DI DESA SERAGAM JAYA SEBAGAI PENGUAT SUMBER DAYA MANUSIA DAN PENATAAN EKONOMI HIJAU
Keywords:
Desa Agrobisnis, Pemberdayaan Masyarakat, Ekonomi Hijau, Penguatan SDMAbstract
Desa Seragam Jaya, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Seragam Jaya merupakan desa terkecil yang menarik perhatian karena untuk menuju desa ini hanya dapat diakses melalui jalur Sungai Mentaya dan didominasi oleh lahan pertanian Buah Nanas Madu. Pemerintah Desa Seragam Jaya memiliki rencana jangka pendek untuk menggali potensi desa yang meliputi sumber daya alam, aset ekonomi, warisan sosial budaya, dan sumber daya manusia melalui pengembangan agrobisnis berbasis partisipasi masyarakat. Rencana jangka menengah Desa Seragam Jaya dituangkan dalam rancangan RPJMDES 2020-2025. Pengabdian ini melibatkan observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi serta pelatihan dan pendampingan. Informan kunci dan partisipator dalam penelitian ini meliputi Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan Bagian Umum Pemerintah Desa Seragam Jaya, serta pemangku kepentingan lainnya seperti Ketua Bumdes, Ketua Kelompok Tani, Pengusaha Lokal, Tokoh Masyarakat, dan pihak eksternal meliputi Dinas Pertanian, dan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kotawaringin Timur, serta pihak eksternal yaitu PT. Mentaya Sweet. Hasil kegiatan PKM ini menunjukkan adanya potensi sumber daya alam yang dapat dikembangkan sebagai objek agrobisnis, sedangkan pengembangan area agrobisnis Buah Nanas Madu, menggerakan partisipasi Bumdes dan UMKM Buah Nanas Madu Desa Seragam Jaya. Kemudian memberikan pelatihan berupa inovasi produk olahan buah nanas madu menggunakan pendekatan ekonomi hijau, serta memberikan pendampingan pembuatan ijin pendirian usaha dan label halal pada produk buah nanas madu. Berdasarkan analisis dari kegiatan evaluasi monev PKM pada aspek pemangku kepentingan menunjukkan adanya keterlibatan berbagai pihak dalam rencana pengembangan agrobisnis di Desa Seragam Jaya melalui pendekatan ekonomi hijau. Strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui agrobisnis di Desa Seragam Jaya dirumuskan melalui tiga tahap, yaitu menciptakan suasana yang kondusif, pengelolaan pemerintahan desa yang efektif, dan menjaga keberlanjutan jangka panjang dengan memanfaatkan ekonomi hijau sebagai pilar keberlanjutan.
References
Jasmine, K. (2014). Strategi Dalam Mengembangkan Badan Usaha Milik Desa. Penambahan Natrium Benzoat Dan Kalium Sorbat (Antiinversi) Dan Kecepatan Pengadukan Sebagai Upaya Penghambatan Reaksi Inversi Pada Nira Tebu, 16–48.
Lilis Wahidatul Fajriyah, & Strategi, A. (2018). Srtrategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Penjualantahubaxo Ibu Pudji Ungaran Dalam Perspektif Ekonomi Islam”Lilis Wahidatul Fajriyah, Skripsi: 33.
Kumalasari D, Dkk. (2023). Artikel Skripsi Program Studi Perencanaan Wilayah Dan Kota Fakultas Teknik Sipil Dan Perencanaan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









